Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2018

i hate rain

semalam, sebelum hujan turun, jaket yang laki laki itu pakai tidak terlihat basah, dia yang menyatakan perasaannya secara terang terangan membuat badanku seolah olah membeku, hawa dingin yang menyerang membuat tubuhku yang hanya memakai baju lengan panjang dan celana se atas paha seakan akan menusuk pada tulang.. aku yang sadar diri atas semua kekurangan yang aku miliki, menolak mentah mentah laki laki itu. laki laki yang jelas jelas aku cintai sejak aku tk, dan aku dengan bodohnya menyakiti perasaan dia, bahkan aku meninggalkan dia dengan semua rasa yang aku punya. hatiku seolah tertusuk benda tumpul yang memaksa masuk untuk melukainya. beribu ribu kali aku mengatai diriku itu perempuan brengsek yang menolak seseorang yang aku cintai hanya karna kekurangan yang aku miliki.. aku berjalan menjauh darinya, aku ingin segera sampai rumah dan berteriak sekencang kencangnya, apa aku serius melakukan hal bodoh ini? dari belakang terdengar suara dia, dia yang aku cintai.. memanggil mangg...

Him

Ada berjuta baris kata yang tak mampu untuk bibir ucapkan namun masih mampu dirangkai oleh jemari. Aku biarkan diriku bersahabat dengan kertas dan pena, menuliskan bait-bait tentangmu yang disaksikan oleh semesta. Aku ingin merengkuh bahagiamu, seperti langit yang tak henti memeluk awan, melukiskan tawa dan binar matamu yang lebih indah dari apapun. Aku ingin mendekapmu seperti padi yang merunduk intim kepada bumi, melengkung semakin rendah untuk mengikis jarak pemisah dengan tanah. Seiring berjalannya waktu. Aku ingin mendengar suaramu seperti angin yang mendesau lembut menyejukkan di tengah terik matahari. Walau tak nampak, angin selalu ada untuk menghibur hati. Aku ingin mencintaimu seperti alam semesta yang mengorbankan segalanya untuk manusia. Tak lepas dari duka, tapi bersamamu adalah momen terindah dalam hidupku. Kamu itu sederhana, tapi memabukkan. -Aisyah