semalam, sebelum hujan turun, jaket yang laki laki itu pakai tidak terlihat basah, dia yang menyatakan perasaannya secara terang terangan membuat badanku seolah olah membeku, hawa dingin yang menyerang membuat tubuhku yang hanya memakai baju lengan panjang dan celana se atas paha seakan akan menusuk pada tulang.. aku yang sadar diri atas semua kekurangan yang aku miliki, menolak mentah mentah laki laki itu. laki laki yang jelas jelas aku cintai sejak aku tk, dan aku dengan bodohnya menyakiti perasaan dia, bahkan aku meninggalkan dia dengan semua rasa yang aku punya. hatiku seolah tertusuk benda tumpul yang memaksa masuk untuk melukainya. beribu ribu kali aku mengatai diriku itu perempuan brengsek yang menolak seseorang yang aku cintai hanya karna kekurangan yang aku miliki.. aku berjalan menjauh darinya, aku ingin segera sampai rumah dan berteriak sekencang kencangnya, apa aku serius melakukan hal bodoh ini? dari belakang terdengar suara dia, dia yang aku cintai.. memanggil mangg...